Ketahui 6 Perbedaan Lebah Madu Mellifera dan Cerana​

ilustrasi gambar lebah madu mellifera dan cerana
Penulis : Tim Madu Kencono

Lebah madu adalah makhluk kecil yang memberikan manfaat besar bagi kehidupan manusia dan lingkungan.

Selain berperan penting dalam penyerbukan tanaman, lebah juga menghasilkan madu yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan manfaat kesehatan yang luar biasa.

Dari berbagai jenis lebah madu yang ada, Apis mellifera dan Apis cerana adalah dua spesies yang paling sering dibudidayakan.

Keduanya memiliki peran penting, baik dalam skala komersial maupun lokal, tetapi terdapat banyak perbedaan mendasar yang membuat keduanya memiliki keunggulan masing-masing.

Maka dari itu, simak artikel Madu Kencono hingga selesai ya sobat Madu!

Perbedaan Lebah Madu Mellifera Dan Cerana

Berikut adalah perbedaan antara lebah madu Mellifera dan Cerana.

1. Asal dan Persebaran

Lebah madu Apis mellifera berasal dari Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Lebah ini telah menyebar ke seluruh dunia karena kemampuannya beradaptasi di berbagai iklim, baik tropis maupun daerah dengan empat musim.

Di sisi lain, Apis cerana yang dikenal sebagai lebah madu Asia berasal dari kawasan Asia dan banyak ditemukan di negara seperti Indonesia, India, dan Cina. Lebah ini lebih cocok dengan iklim tropis dan subtropis, tetapi kurang tahan terhadap musim dingin ekstrem.

Baca Juga: Begini Cara Membedakan Madu Asli Dan Palsu

2. Ukuran Tubuh dan Warna Lebah

Dari segi ukuran, Apis mellifera memiliki tubuh yang lebih besar dibandingkan Apis cerana. Warna tubuhnya cenderung coklat kekuningan dengan garis hitam mencolok.

Sebaliknya, Apis cerana berukuran lebih kecil dengan warna tubuh yang lebih gelap serta garis-garis yang tidak terlalu menonjol.

Perbedaan ukuran ini juga memengaruhi kemampuan mereka dalam mengangkut nektar dan serbuk sari.

Baca Juga: 5+ Khasiat Madu Asli yang Wajib Diketahui!

3. Produksi Madu

Dalam hal produksi madu, Apis mellifera dikenal sebagai penghasil madu dalam jumlah besar, sehingga menjadi pilihan utama dalam industri madu komersial. Satu koloni Apis mellifera dapat menghasilkan madu jauh lebih banyak dibandingkan Apis cerana.

Namun, meskipun Apis cerana hanya memproduksi madu dalam jumlah kecil, kualitas madu yang dihasilkan tetap tinggi dan sering digunakan untuk kebutuhan lokal.

Baca Juga: 10 Jenis Madu Asli Terpopuler di Indonesia

4. Perilaku dan Ketahanan Lebah

Perilaku kedua jenis lebah ini juga berbeda. Apis mellifera cenderung lebih agresif dalam melindungi sarangnya, terutama jika merasa terancam.

Mereka juga lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit seperti tungau Varroa destructor.

Sebaliknya, Apis cerana memiliki sifat yang lebih tenang dan lebih tahan terhadap penyakit serta predator. Ketahanan alami ini membuat Apis cerana lebih mudah dibudidayakan di lingkungan lokal tanpa perawatan intensif.

5. Adaptasi Lingkungan

Kemampuan adaptasi Apis mellifera terhadap berbagai iklim membuatnya lebih fleksibel untuk dibudidayakan di hampir seluruh dunia.

Sebaliknya, Apis cerana lebih cocok untuk lingkungan dengan suhu stabil dan kelembapan tinggi, seperti kawasan tropis.

Hal ini menjadikan Apis cerana pilihan yang ideal untuk peternak lebah di Asia.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Madu Klanceng dan Madu Hutan, Wajib Tau!

6. Struktur Sarang Madu

Sarang Apis mellifera biasanya lebih besar dan terstruktur dengan baik, sering kali dibangun di dalam kotak sarang modern yang dirancang khusus.

Sebaliknya, Apis cerana membangun sarang yang lebih kecil dan sering ditemukan di tempat-tempat alami seperti batang pohon atau celah batu.

Keduanya memiliki pola kerja yang efektif, namun Apis mellifera cenderung lebih cocok untuk budidaya berskala besar.

Jadi itulah perbedaan antara lebah madu Apis mellifera dan Apis cerana yang menunjukkan bahwa masing-masing memiliki keunggulan tersendiri.

Apis mellifera unggul dalam produksi madu komersial dengan jumlah besar dan kemampuan adaptasi yang luar biasa, sementara Apis cerana lebih cocok untuk budidaya lokal dengan kebutuhan perawatan yang rendah.

Memilih spesies lebah yang tepat untuk dibudidayakan bergantung pada tujuan budidaya, kondisi lingkungan, dan sumber daya yang tersedia.

Dengan memahami perbedaan ini, para peternak lebah dapat membuat keputusan yang lebih bijak untuk mendapatkan hasil yang optimal dari budidaya lebah madu.

Jika Anda membutuhkan madu asli ternak maupun hutan berkualitas yang dihasilkan oleh lebah jenis Apis mellifera maupun Apis cerana, percayakan pada Madu Kencono.

Sebagai supplier madu murni lengkap terpercaya, Madu Kencono menawarkan madu asli harga grosir yang terjamin kemurniannya, langsung dari peternakan sendiri.

Dapatkan madu terbaik untuk kesehatan Anda dan keluarga atau yang ingin dijual lagi dengan menghubungi Madu Kencono sekarang juga!

Mau Berbisnis Madu?
Madu Kencono siap menjadi mitra dan membantu mengembangkan bisnis madu Anda.
Modal Kecil

Kategori :

Post tags :

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Simulasi Bisnis Madu

HPP Madu39.000 /kg
HPP Packaging5.000 /pcs
HPP Plastik / Packing1.000 /pack
Total HPP per kg45.000 /kg
1 bulan27 hari
Harga jual madu150.000 - 45.000
1 hari menjual 2 kg sajaKeuntungan 210.000 /hari
27 hari x 210.0005.670.000

Mau Berbisnis Madu Juga?

Madu Kencono siap membantu Anda untuk mengembangkan bisnis Madu dari pengalaman kami.
Limited